Ingin Komitmen…

publish todayKemarin, masuk inbox ke akun FB saya. Isinya minta izin share tulisan-tulisan di blog saya ini. Wah wah… jadi “tersanjung 6” nih… Apa pantas? Sudah lama juga blog ini ngga diupdate: menunjukkan ketidakkonsistenan pemiliknya. Isinya? Tentu jauh dari kualitas Jamil Azzaini, Pak Iqbal, atau TMCBlog.
 
Bukan tidak ingin seperti mereka. Tapi, seperti kata Ust. Samsul, tidak cukup sekedar “ingin” dalam hidup ini. Semua orang pasti ingin hidup yang baik…
 
Siapa yang ingin kaya? Saya…
Siapa yang ingin jadi penulis hebat? Saya…
Siapa ingin masuk surga? Saya…
Persis anak TK yang ditanya gurunya. Kalau kata kuncinya adalah “ingin”, begitulah jawaban kita semua.
 
Lalu gimana dong? Nah, kata Ust. Samsul, iringi kata “ingin” dengan kata “komitmen”…
 

Siapa yang komitmen ingin kaya, dan siap membangun kekayaan? …
Siapa yang komitmen menjadi penulis hebat? Mau berlelah-lelah meraihnya? …
Siapa yang berkomitmen meraih surga, dan siap berjuang menghadapi setan yang akan menjegalnya? …
Tidak semua orang bisa menjawab pertanyaan bermuatan komitmen ini. Ada resiko, ada rasa lelah, ada godaan, ada ujian…
 
Sampai di sini jelaslah sudah, bahwa menulis di blog pun butuh komitmen. Tapi sudahlah. Tak perlu juga berlelah-lelah dengan deklarasi-komitmen-palsu ingin konsisten menulis di blog. Buat apa. Toh, ada hal yang jauh lebih besar, jauh lebih serius, lebih membutuhkan komitmen, dibanding remeh paragraf di Galecok Heru Be ini. Itu kata saya. Kalau kamu?***
 
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s