Malaikat itu Ada di Tesco dan di Museum

Ada yang pernah ke London? Istri saya pernah. Dan dari ceritanya, saya terkagum-kagum pada cara berjualan orang sana. Ternyata, sebagian mereka tidak semata berjualan, tetapi memberikan edukasi pada para konsumennya. Indonesia kapan? Insya Allah tidak lama lagi.

Tulisan ini adalah kopas notes istri saya di FB-nya medio Juni 2011 lalu. Semoga manfaat.

===
Malaikat itu Ada di Tesco dan di Museum

Saya menangis di depan Mushaf Qur’an yg didisplay di salah satu pojok Museum Victoria dan Albert, London. Saat saya dekati dan mencoba membacanya dengan kemampuan bahasa Arab yg minimalis…ternyata subhanalloh…itu surat al-Humazah. Gerimis deh hatiku seketika. Alhamdulillah yaa Alloh atas Malaikat yang mendisplaykan bagian menyentuh itu.

Dulu saya tidak tahu apa isi surat al-Humazah. Tapi setelah diajari suami saya…ternyata isinya sebuah peringatan yang sangat keras buat siapa saja, tidak terkecuali saya. Kurang lebih begini.

SURAH AL HUMAZAH
DITURUNKAN DI MEKAH
JUMLAH AYAT 9
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.”
“Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela, (1) yang mengumpulkan harta menghitung-hitungnya. (2) Ia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya. (3) Sekali-kali tidak! Sesungguhnya ia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Huthamah. (4) Tahukah kamu apakah Huthamah itu? (5) Yaitu api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan, (6) yang (membakar) sampai ke hati. (7) Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka, (8) (sedang mreka itu) diikat pada tiang yang panjang.”(9)

Isi surat ini merupakan sebuah contoh kehidupan nyata seorang manusia yang terjadi berulang-ulang pada lingkungan apapun dan kapanpun. Surah ini menggambarkan seorang manusia yang masuk kriteria tercela lagi kerdil jiwanya.

Pertama adalah manusia yang suka mengumpat. Dalam bahasa Indonesia mengumpat artinya membicarakan keburukan orang lain di belakang orang tersebut, tanpa untuk mencari solusi…misalnya pada sebuah rapat itu baik…ngobrolin sembunyi-sembunyi tanpa solusi itu gakbaik. Kebiasaan M-E-N-G-U-M-P-A-T ternyata TIDAK BENAR!

Kedua adalah manusia yang suka mencela. Haduh…jangankan mencela orang lain…Rasululloh saja tidak pernah mencela sesuatu yang sepele seperti makanan. Artinya…M-E-N-C-E-L-A juga BUKAN perilaku yang BENAR! Jadi…kalau ada yang kurang berkenan di hati…yah beri tahu orang yang bersangkutan. Jangan dulu dicela terus disebarkan hehehe…hadooooh…MENCELA + MENGUMPAT = HUTHAMAH. Na’udzubillahi min dzalik…aku harus terus jaga lisan nih…mudah-mudahan apa yang dibicarakan bersifat solutif. Gitu loh….😀 kapan pun…dimana pun….

Selain itu, manusia di jaman apapun pasti suka 3TA…harta, tahta, dan wanita. Nah, khusus bab harta…surat ini merupakan batasan konkret kecintaan manusia atas harta. Alih-alih mendapatkan kebahagian…kebanyakan mengurusi harta dengan cara berlebihan malah bikin manusia menjadi stress. Yah…tidak akan saya sebutkan contoh negatifnya…kawan-kawan juga pasti sudah tahu.

Bagian yang seremnya…adalah al-Huthamah!!! Apinya puwanaaaaaaaaas banget!!! Udah gitu kalo masuk ke dalamnya, manusia dipanggang kayak disate…pake diiket di tiang gitu, kayak kambing guling. TERLALU!!! Na’udzubillahi min dzalik. T.T

Hadooooh Gusti. Maka ampunkanlah aku yah. Emang aku suka over confident…dalam segala hal. Tapi kalo ninggalin sholat aku gak berani, dan makan makanan yg not so very clear alias GJ kehalalannya…aku gak berani makan…aku takut dosa. Jadi nyambung sama kejadian antre di Tesco kemaren, tapi pulang gak bawa apa-apa :p.

Anyway, terima kasih Tuan Malaikat Tesco…yang telah membimbingku untuk terus menjaga makananku. Kalau anda –sebagai kasir tesco- tidak bilang “sorry ma’am this is not halal, you can’t consume this. Let me keep this okay?”. Aku pasti sudah menggantikan makanan yang aku pinjam dari kulkas -untuk piknik kemarin- dengan daging tesco itu. Alhamdulillah…maka sejak saat itu, setelah Tuan Malaikat Tesco memberikan alamat toko daging halal dan masjid terdekat – yg sebetulnya sudah aku ketahui-…aku membulatkan tekad untuk tidak asal memakan makanan yang tersedia….

Aku sungguh sangat menyesal telah memakan dua sayap bakar tesco (pinjaman) itu di taman…lalu aku menangis semalaman di kamar. Lantas kuteruskanmembaca Qur’an seperti malam-malam biasa sambil menunggu waktu maghrib. Subhanalloh…ayat yang aku baca adalah QS. Al-An’am ayat seratus empat puluh lima (QS. 6 : 145). Bunyinya:

“Tidak kudapati di dalam apa yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan memakannya bagi yang ingin memakannya, kecuali daging hewan yang mati (bangkai), darah yang mengalir, daging babi – karena kotor- atau hewan yang disembelih bukan atas (nama) Allah. Tetapi barang siapa terpaksa bukan karena menginginkan dan tidak melebihi (batas darurat) maka sungguh, Tuhanmu Maha Pengampun, Maha Penyayang.”

Yaa…Rabbi…terimalah taubatku…bersihkanlah hatiku…sehingga bersih pula lisan ku dari ucapan tercela. Jaga pula pencernaanku dari makanan yang tidak Engkau ridhoi, sehingga menghancurkan perilakuku. Ammiin….
Malu aku pada-Mu…melebihi malunya seorang manusia terhadap manusia lainnya. Kalau aku ada salah sama siapa aja…termasuk saat di Indo…aku mohon maaf…kayaknya taubat harus terus kulakukan kapan pun dan d imana pun.

Salam Malaikat!

Aryadotkom
===

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s