Mengerikan, 9 Dampak Makanan dan Harta Haram

Dalam upaya belajar ilmu HALAL dan HARAM, saya menemukan Hidayatullah tahun 2009 yang secara khusus membahas masalah ini. Di sana dikutip banyak riwayat yang berkaitan dengan dampak makanan dan harta haram, yang sengaja saya bagi di sini. Semoga saja membangunkan kesadaran kita untuk tidak “bermain-main” dengan masalah HALAL-HARAM ini.

Islam mengajarkan, substansi halal dan haram itu adalah hak prerogatif Allah SWT. Itulah sebabnya dalam masalah ushuluddin dikenal ungkapan: laa yus`alu ammaa yaf’alu, jangan kamu tanyakan apa yang telah ditetapkan Allah SWT. Ini sesuai dengan firman-Nya di QS. Al-Anbiya ayat 23 yang artinya, “Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya.”

Manusia hanya diperintahkan untuk sami’na wa atho’na (dengar dan patuhi). Keimanan seseorang tolak ukurnya adalah ketaatan ini.

Tak heran, dengan tingkat keimanan yang tinggi, umat Islam dari generasi awal dan para ulama, sangat bersungguh-sungguh mencegah agar tidak mengonsumsi makanan haram dan menggunakan harta haram. Mereka sangat memahami hal-hal yang diharamkan, kalau sampai tertelan atau dipergunakan, dapat menyebabkan dampak yang amat buruk terhadap pelakunya.

Berikut ini pengaruh memakan dan menggunakan harta haram bagi keimanan pelaku, dan “nasib” amalan lainnya. Semoga kita dijauhkan dari semua keburukan tersebut:

1. Tidak diterima amalan.
Rasulullah SAW bersabda: “Ketahuilah bahwa suapan haram jika masuk ke dalam perut salah satu dari kalian, maka amalannya tidak diterima selama 40 hari.” (HR. Thabrani)

2. Tidak terkabulnya doa.
Saad bin Abi Waqash bertanya kepada Rasulullah SAW, “Ya Rasulallah, doakan saya kepada Allah agar doa saya terkabul.” Rasulullah menjawab, “Wahai Saad, perbaikilah makananmu, maka doamu akan terkabulkan.” (HR. Thabrani).

3. Mengikis keimanan pelakunya.
Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah termasuk mukmin si peminum khamr, ketika ia meminumnya.” (HR. Bukhari-Muslim)

4. Mencampakkan pelakunya ke neraka
Sabda Rasulullah SAW: “Tidaklah tumbuh daging dari makanan haram, kecuali neraka lebih utama untuknya.” (HR. At-Tirmidzi)

5. Mengeraskan hati.
Al-Tustari, seorang mufassir pernah menyatakan, “Barangsiapa ingin disingkapkan tanda-tanda orang-orang jujur (shadiqun), hendaknya tidak makan kecuali yang halal dan mengamalkan sunnah.” (Ar Risalah Al Mustarsyidin)

6. Hajinya tertolak
Rasulullah SAW bersabda: “Jika seseorang keluar untuk mengerjakan ibadah haji dengan hasil nafkah haram, kemudian ia mengendarai tunggangan (kendaraan) dan mengatakan ‘labbaik allahumma labbaik,’ maka yang berada di langit menyeru, “Tidak labbaik dan kau tidak memperoleh kebahagiaan! Bekalmu haram, kendaraanmu haram dan hajimu mendatangkan dosa dan tidak diterima.” (HR. Ath-Thabrani)

7. Sedekahnya ditolak
“Barangsiapa yang mengumpulkan harta haram, kemudian menyedekahkannya, maka tidak ada pahala, dan dosanya untuknya. (Ibnu Khuzaimah)

8. Shalatnya tidak diterima
Dalam kitab Sya’bul Imam disebutkan, “Barangsiapa yang membeli pakaian dengan harga sepuluh dirham, satu dirham di antaranya uang haram, maka Allah tidak akan menerima shalatnya selama pakaian itu dikenakan.” (HR. Ahmad)

9. Silaturahimnya sia-sia.
Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa mendapatkan harta dari dosa, lalu dengannya ia bersilaturahim (menyambung persaudaraan) atau bersedekah, atau infak di jalan Allah, maka Allah menghimpun seluruhnya itu, kemudian Dia melemparkannya ke dalam neraka. Lalu Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik agamamu adalah al-wara (berhati-hati).” (HR. Abu Daud)

Sekali lagi saya mengajak semua, untuk merenungkan berbagai dampak produk haram, lalu bersegera mengambil sikap, untuk tidak berdekatan dengannya. Karena jika tidak, sungguh sangat MENGERIKAN.#

Sumber: Majalah Suara Hidayatullah Edisi Khusus 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s