Terima Kasih, Ust. Aam

Karena ada tugas untuk mengetikkan buku tafsir, secara tidak sengaja saya menemukan sebuah ungkapan ringan, tetapi menohok saya. Persisnya di halaman 20-21 Tafsir Al-Quran Kontemporer karangan Aam Amiruddin:

Kalau kita bertanya pada seseorang, ‘Apa kamu yakin Allah yang menciptakan dan memberi rizki serta kehidupan kepadamu?’ Jawabnya, ‘Ya saya yakin’. Ini adalah tauhid rububiyyah. Kenyataannya, yang disembah bukan Allah tetapi kedudukan dan harta karena ia berani meninggalkan shalat hanya demi rapat. Tidak sedikit pula yang menghalalkan segala cara demi kedudukan, sehingga lupa akan aturan yang ditetapkan Allah sebagai Penentu hukum.

Kalau demikian keadaannya, yang menjadi Tuhan bukanlah Allah tapi harta dan kedudukan. Inilah gambaran betapa banyak umat Islam yang memiliki tauhid rububiyyah, namun tidak mempunyai tauhid uluhiyyah. Sungguh tragis! Nah, ayat satu sampai tiga dalam surat An-Naas mengingatkan manusia bahwa tauhid rububiyyah, mulkiyyah dan uluhiyyah harus dimiliki secara keseluruhan agar tauhid menjadi sempurna.”

Ada ungkapan yang lugas dan betul-betul mengena dari kutipan di atas. Ya, betapa sering hamba melalaikan-Mu ya Allah, padahal ngaku mah bertauhid. Ampuni aku ya Allah… Terima kasih Ust Aam atas tafsir kontemporernya.#

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s