Pelayanan Publik, Bukti Reformasi Birokrasi

Disamping perbaikan masalah birokrasi dan kepemimpinan, cita-cita reformasi dan otonomi daerah mesti terwujud dalam performa pelayanan publik. Bercermin dari dunia bisnis, birokrasi publik sudah semestinya melakukan perubahan-perubahan untuk merespon preferensi masyarakat yang juga terus berubah.

Pelayanan publik, sebagaimana makna sejati kata ‘pelayanan’ untuk kepuasan ‘publik’,  sudah saatnya diberikan untuk memenuhi nilai-nilai demokrasi, keadilan, transparansi, akuntabilitas dan mencerminkan keinginan masyarakat untuk dapat dilayani secara cepat dan dapat diakses dengan mudah dari manapun mereka berada.Melakukan perubahan struktur yang menjadi wadah birokrasi adalah hal yang mesti dilakukan dalam merespon perubahan paradigma pelayanan publik ini. Namun aspek lain yang lebih penting dari struktur adalah aturan atau mekanisme bagaimana aparatur birokrasi harus bekerja, berperilaku, dan bersikap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dalam keadaan inilah diperlukan standar pelayanan agar jutaan aparat birokrasi memberikan pelayanan publik dengan kualitas yang sama bagusnya. Standar pelayanan ini lebih banyak menyentuh dimensi mental dari para aparatur.

Sebagai sebuah norma baru maka tentu adopsinya memerlukan proses yang panjang melewati beberapa tahapan. Maka di masa-masa inilah kepemimpinan mesti menunjukkan kemampuannya agar tahapan-tahapan ini bisa dilalui dengan sukses.#

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s