Sejuta Kecamuk Buat Nurul Huda: Gedung Sekolah

Potensi kedua adalah bangunan. Ya, di tengah berita-berita tentang ambruknya beberapa sekolah di Bandung, alhamdulillah MI Nurul Huda memiliki bangunan permanen yang cukup representatif, bahkan bisa diklaim sebagai bangunan SD termegah di Ciwaruga.

Hal ini tentu tidak terlepas dari perjuangan Mang Usman untuk mendapatkan kucuran dana dari bank dunia sekitar 7 tahun yang lalu. Hasilnya adalah bangunan dua tingkat yang memuat 6 kelas dan satu bangunan kantor di depannya.

Sebenarnya gedung itu belum selesai 100%. Sekat-sekat kelas di lantai dua masih belum permanen, baru berupa triplek sementara. Kabarnya, 300 juta rupiah yang semestinya diterima, terjadi penyunatan sana-sini, hingga gedung itu tidak sesempurna semestinya. Inilah ironi dunia pendidikan kita. Semoga saja kita dan anak-anak kita tidak mewarisi mental korup seperti itu.

Namum bagaimanapun, gedung itu kini telah berdiri megah, termegah se-Ciwaruga. Namun ketermegahan itu hanya akan terjadi sementara saja jika tidak dilakukan perawatan rutin. Maintenance adalah kata kuncinya.

Saya belajar banyak di Australia ini bagaimana orang-orang/pemerintah melakukan proses maintenance rutin atas properti yang telah mereka punya. Sungguh menakjubkan melihat seorang petugas yang tiap sepekan sekali membersihkan halte-halte bis, memotong rumput pinggir jalan, atau mengangkut sampah-sampah yang sudah terbagi atas kategori-kategorinya: sebuah potret maintenance yang mesti ditiru.

Kembali ke Nurul Huda, membiasakan menjaga kebersihan, memperbaiki hal-hal kecil yang cacat, semisal gerendel pintu dan sebagainya, adalah hal penting yang mesti dibudayakan. Ada biaya memang, namun biaya itu tidak akan seberapa jika dibandingkan mesti menunggu gedung itu rusak parah kan?

Membudayakan kebersihan, ketertiban, pemeliharaan sekolah, oleh semua komponen sekolah: guru, siswa, pegawai sekolah, para pedagang, dan semuanya adalah hal penting. Kita harus mulai, sekarang juga.#

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s