Siapa Bilang Pendidik adalah Profesi yang Aman

Bismillah…
Membaca harian PR hari ini, membulatkan kesimpulan bahwa tak ada satu pun profesi yang steril dari godaan setan, termasuk guru atau kepala sekolah. Semoga kita bisa mengambil pelajaran lain.#

Mantan Kepsek Dituntut 2 Tahun

BANDUNG, (PR).-
Mantan Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 21 Bandung, Ded (48) dituntut 2 tahun penjara, karena menggunakan dana block grant dari pemerintah pusat Rp 220 juta untuk kepentingan sendiri. Terdakwa dituduh korupsi, yakni melanggar pasal 3 jo. 18 UU No. 31 tahun 1999 yang diubah menjadi UU No. 20 tahun 2001.

Demikian terungkap dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Selasa (20/1). Dalam tuntutan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) J. Tanamal, Erwin Widihantono, dan Roy Rovalino, terdakwa juga dikenakan denda Rp 50 juta subsider 4 bulan penjara. Selain itu, ia dikenakan uang pengganti Rp 220 juta. Jika dalam satu bulan tidak diganti, harta kekayaan terdakwa dilelang. Namun, apabila tidak mencukupi, maka hukuman ditambah 1,5 tahun.

Mendengar tuntutan JPU, terdakwa hanya tertunduk. Sedangkan saat hakim ketua Imam Syafei menanyakan tentang tuntutan tersebut, Ded mengaku akan membuat pembelaan (pleidoi).

Diborongkan

Dalam sidang terungkap, pada Desember 2006 SMPN 21 Bandung menerima dana block grant dari pemerintah pusat Rp 220 juta. Dana itu untuk membangun ruang kelas baru (RKB), tetapi dalam pelaksanaannya tidak menggunakan aturan juklak dan juknis pembangunan gedung sekolah.

Saat itu, Ded selaku Kepsek juga menjabat sebagai ketua panitia pembangunan empat ruang kelas tersebut. Mestinya, pembangunan dilakukan secara swakelola. Namun, terdakwa memborongkan kepada pihak ketiga. Saat ditagih pembayaran oleh pemborong, Ded tidak mampu melunasi hingga saat ini.

Akibatnya, pembangunan ruang kelas yang seharusnya sudah rampung tiga bulan setelah dana cair, menjadi terbengkalai. “Pembangunan tidak dapat diselesaikan hingga sekarang. Demikian pula, dananya habis diduga digunakan untuk kepentingan terdakwa,” ujar J. Tanamal.

Anggota tim penasihat hukum terdakwa, Komarudin menyatakan keberatan. “Kami akan menyampaikan pembelaan pekan depan,” katanya. (A-113)***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s